Sabtu, 14 November 2009

Rubaiyat Februari

Langit cair tembaga
Pecah di kawah menganga
Tak habis-habis menguras magma

Padang-padang sunyi
Terbakar kibasan sayap Februari
Ke tanah jua ciumanku kembali

Bridge : Ku cium wangi debu, sehabis terbakar tarianmu, di sayap-sayap rinduku, rinduku

Reff : Dan rubaiyat pun sepi kembali
Diam bintang, diam rembulan, diam bumi
Memandang sepasang tangan Februari
Diam bintang, diam rembulan, diam bumi

(Back to Bridge)
(Back to reff)
Di ruas-ruas jemarimu akulah doa yang mengetuk pintu hatimu, pintu hatimu (2x)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar