Kini Microsoft juga sedang mengerjakan service pack pertama dari Windows 7 dan akan dirilis di Januari 2010 dalam versi beta.
Senin, 28 Desember 2009
Microsoft Menyiapkan Windows 8 di Tahun 2012
Berita mengenai peluncuran system operasi terbaru Windows 7 masih belum pudar, namun Microsoft telah mempersiapkan sebuah operating system Windows 8 untuk tahun 2012. Minggu lalu, dalam blog Microsoft Kitchen, disebutkan sepasang Windows Server akan selesai di tahun 2012 seiring dengan dirilisnya Windows 8. Microsoft juga telah menampilkannya dalam event Professional Developer Conference di Los Angeles, minggu lalu.
Dalam event tersebut tidak disebutkan informasi tambahan selain dari persiapan Microsoft yang menyebutkan akan meng-update operating system-nya setiap 2 tahun, yang berarti Windows 8 akan segera hadir. Microsoft juga belum menjelaskan secara rinci untuk mengembangkan Windows 8, termasuk tanda-tanda akan merekrut para ahli untuk membantu membangun system tersebut.
Kini Microsoft juga sedang mengerjakan service pack pertama dari Windows 7 dan akan dirilis di Januari 2010 dalam versi beta.
Kini Microsoft juga sedang mengerjakan service pack pertama dari Windows 7 dan akan dirilis di Januari 2010 dalam versi beta.
Minggu, 22 November 2009
Soal Latihan Pewarisan Sifat
1. Pembawa sifat keturunan suatu makhluk hidup adalah . . . .
a. plasma sel c. kromosom
b. inti sel d. gen
2. Sel diploid pada manusia berjumlah . . . .
a. 46 pasang c. 32 pasang
b. 26 pasang d. 23 pasang
3. Ruang khusus tempat kedudukan gen disebut . . . .
a. alela c. kromosom
b. lokus d. rongga sel
4. Hasil perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda
disebut . . . .
a. filius c. hibrid
b. parental d. gamet
5. Yang merupakan galur murni adalah . . . .
a. BB dan Bb c. bb dan BB
b. Bb dan Bb d. Bb dan bb
6. Persilangan antara bunga warna merah dominan (MM)
dengan bunga warna putih (mm) menghasilkan
perbandingan pada F2-nya adalah
. . . .
a. 75% MM : 25% mm
b. 50% MM : 50% mm
c. 25% MM : 50% Mm : 25% mm
d. 25% Mm : 50% MM : 25% mm
7. Agar diperoleh keturunan dengan
perbandingan fenotipe 50% merah
dan 50% putih, maka genotipe kedua
induknya adalah . . . .
a. MM x mm c. Mm X mm
b. Mm X Mm d. MM x Mm
8. Individu yang bergenotipe MMKk
akan menghasilkan gamet . . . .
a. MKk dan MkK c. Kk dan MM
b. MK dan Mk d. Mk dan mk
9. Penyakit menurun yang terpaut dalam
kromosom X adalah . . . .
a. buta warna dan albino
b. hemofilia dan anemia
c. buta warna dan thalasemia
d. hemofilia dan buta warna
10. Seorang wanita bergolongan darah B heterozigot
menikah dengan pria bergolongan darah A heterozigot,
maka kemungkinan golongan darah pada anak-anaknya
adalah . . . .
a. A dan B
b. AB
c. A, B, AB, dan O
d. AB dan O
a. plasma sel c. kromosom
b. inti sel d. gen
2. Sel diploid pada manusia berjumlah . . . .
a. 46 pasang c. 32 pasang
b. 26 pasang d. 23 pasang
3. Ruang khusus tempat kedudukan gen disebut . . . .
a. alela c. kromosom
b. lokus d. rongga sel
4. Hasil perkawinan antara dua individu yang mempunyai sifat beda
disebut . . . .
a. filius c. hibrid
b. parental d. gamet
5. Yang merupakan galur murni adalah . . . .
a. BB dan Bb c. bb dan BB
b. Bb dan Bb d. Bb dan bb
6. Persilangan antara bunga warna merah dominan (MM)
dengan bunga warna putih (mm) menghasilkan
perbandingan pada F2-nya adalah
. . . .
a. 75% MM : 25% mm
b. 50% MM : 50% mm
c. 25% MM : 50% Mm : 25% mm
d. 25% Mm : 50% MM : 25% mm
7. Agar diperoleh keturunan dengan
perbandingan fenotipe 50% merah
dan 50% putih, maka genotipe kedua
induknya adalah . . . .
a. MM x mm c. Mm X mm
b. Mm X Mm d. MM x Mm
8. Individu yang bergenotipe MMKk
akan menghasilkan gamet . . . .
a. MKk dan MkK c. Kk dan MM
b. MK dan Mk d. Mk dan mk
9. Penyakit menurun yang terpaut dalam
kromosom X adalah . . . .
a. buta warna dan albino
b. hemofilia dan anemia
c. buta warna dan thalasemia
d. hemofilia dan buta warna
10. Seorang wanita bergolongan darah B heterozigot
menikah dengan pria bergolongan darah A heterozigot,
maka kemungkinan golongan darah pada anak-anaknya
adalah . . . .
a. A dan B
b. AB
c. A, B, AB, dan O
d. AB dan O
Pewarisan sifat (rangkuman)
1. Di sepanjang kromosom terdapat gen yang merupakan penentu
sifat keturunan suatu makhluk hidup.
2. Berdasarkan letak, kromosom dibedakan menjadi:
a. Kromosom tubuh (autosom)
b. Kromosom kelamin (gonosom)
3. Alasan Mendel menggunakan kacang ercis dalam percobaannya,
adalah:
a. Memiliki pasangan sifat yang kontras.
b. Dapat melakukan penyerbukan sendiri.
c. Mudah dilakukan penyerbukan silang.
d. Mempunyai daur hidup yang relatif pendek.
e. Menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak.
4. Pewarnaan sifat yang terdapat dalam kromosom seks di
antaranya buta warna, hemofilia.
5. Manfaat persilangan bagi manusia:
a. Menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang baik.
b. Menghasilkan bibit unggul baik pada tumbuhan maupun
hewan.
sifat keturunan suatu makhluk hidup.
2. Berdasarkan letak, kromosom dibedakan menjadi:
a. Kromosom tubuh (autosom)
b. Kromosom kelamin (gonosom)
3. Alasan Mendel menggunakan kacang ercis dalam percobaannya,
adalah:
a. Memiliki pasangan sifat yang kontras.
b. Dapat melakukan penyerbukan sendiri.
c. Mudah dilakukan penyerbukan silang.
d. Mempunyai daur hidup yang relatif pendek.
e. Menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak.
4. Pewarnaan sifat yang terdapat dalam kromosom seks di
antaranya buta warna, hemofilia.
5. Manfaat persilangan bagi manusia:
a. Menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang baik.
b. Menghasilkan bibit unggul baik pada tumbuhan maupun
hewan.
Rabu, 18 November 2009
Memperbaiki Flash disk yang tidak terdeteksi
Flash disk tidak terdeteksi mungkin dikarenakan driver FDD tidak sesuai dengan OS yang dipakai, terdapat crash system fat pada flash disk tersebut dan kemungkinan terakhir flash disk anda rusak total. Adapaun untuk penanganan dini memperbaikinya sbb.
Buka Command prompt, start->run->”cmd”
masuk ke drive USB, misal : e: / f: / g:
ketik : chkdsk /f –> kenapa /f ? search di cmd, ‘help chkdsk’
Pilih yes(y) untuk melakukan proses checkdisk setelah kompi di restart
Lakukan restart PC, biarkan proses berlangsung setelah winlogon
Apabila cmd tidak bisa masuk ke dalam drive usb tersebut, hal diatas masih bisa dilakukan dari drive manapun, dengan perintah : chkdsk (:e/f/g drive usb) [/...]
Semoga USB flasdisk yang tadinya tidak bisa dibuka, kini bisa dibuka kembali
Flash Disk mengalami Write Protect
Buka Command prompt, start->run->”cmd”
masuk ke drive USB, misal : e: / f: / g:
ketik : chkdsk /f –> kenapa /f ? search di cmd, ‘help chkdsk’
Pilih yes(y) untuk melakukan proses checkdisk setelah kompi di restart
Lakukan restart PC, biarkan proses berlangsung setelah winlogon
Apabila cmd tidak bisa masuk ke dalam drive usb tersebut, hal diatas masih bisa dilakukan dari drive manapun, dengan perintah : chkdsk (:e/f/g drive usb) [/...]
Semoga USB flasdisk yang tadinya tidak bisa dibuka, kini bisa dibuka kembali
Flash Disk mengalami Write Protect
- Masuk ke DOS Prompt Windows XP dan ketik CHKDSK /F Drive letter : (chkdsk /f v
- Selesai memeriksa dari Check Disk (CHKDSK), coba anda buang file yang ada pada Flash Disk dengan perintah Del drive letter:*.*. Contoh pada perintah membuang file dari Flash Disk di drive V: adalah DEL V:*.*
- Sekali lagi anda coba format dengan perintah Dos Promt. Format V:
- Atau gunakan cara melalui Computer Management dan lihat volume drive V, dan anda coba format. Bila masih terdapat pesan error lakukan boot pada computer
Melindungi Word dengan Password
Bila komputer Anda digunakan beramai-ramai oleh banyak orang, Anda harus melindungi aplikasi yang tidak boleh dipakai oleh semua orang. Nah, ada cara sederhana agar orang lain tidak dapat menggunakan aplikasi Word seenaknya.
Kita bisa membuat sebuah aplikasi di mana bila seseorang ingin menggunakan aplikasi Microsoft Word mereka harus memasukkan sebuah password yang telah kita tentukan. Caranya begini:
1. Buka aplikasi Microsoft Word Anda, kemudian pilih tab [View].
2. Pada pita di bawahnya, klik tombol [Macros].
3. Setelah muncul jendela “Macros”, isi “Macro name” dengan nama “AutoNew”. Perlu diperhatikan, nama makro harus disimpan dengan nama “AutoNew”.
4. Klik [Create] untuk mulai membuat makro.
5. Selanjutnya, akan muncul jendela Microsoft Visual Basic editor. Pada jendela tersebut, ketikkan skrip di bawah ini.
pass = InputBox("Masukkan password Anda.")
If pass = "rahasia" Then
End
Else
MsgBox ("Password yang Anda masukkan salah.")
ActiveDocument.Close
End If
Pada skrip di atas, Anda dapat mengganti “rahasia” dengan password yang akan Anda inginkan.Simpan makro Anda kemudian tutup aplikasi Microsoft Word.
Sekarang, buatlah shortcut Microsoft Word baru dengan cara mengklik kanan mouse pada desktop dan pilih menu [New] > [Shortcut]. Isi “Type the location of the item” dengan "C:-Program Files-Microsoft Office-Office12-WINWORD.EXE" /n, kemudian klik [Next].
Isikan “Type a name for this Shortcut” dengan nama “Microsoft Office Word 2007”. Hapus shortcut yang ada di menu start, kemudian pindahkan shortcut yang baru saja Anda buat ke menu Start, menggantikan shortcut yang asli.
Setelah itu tutup aplikasi Microsoft word. Mulai sekarang bila seseorang ingin menggunakan Microsoft Word dan membuat dokumen baru, muncullah kotak yang meminta password.
Sumber: PC Plus
Kita bisa membuat sebuah aplikasi di mana bila seseorang ingin menggunakan aplikasi Microsoft Word mereka harus memasukkan sebuah password yang telah kita tentukan. Caranya begini:
1. Buka aplikasi Microsoft Word Anda, kemudian pilih tab [View].
2. Pada pita di bawahnya, klik tombol [Macros].
3. Setelah muncul jendela “Macros”, isi “Macro name” dengan nama “AutoNew”. Perlu diperhatikan, nama makro harus disimpan dengan nama “AutoNew”.
4. Klik [Create] untuk mulai membuat makro.
5. Selanjutnya, akan muncul jendela Microsoft Visual Basic editor. Pada jendela tersebut, ketikkan skrip di bawah ini.
pass = InputBox("Masukkan password Anda.")
If pass = "rahasia" Then
End
Else
MsgBox ("Password yang Anda masukkan salah.")
ActiveDocument.Close
End If
Pada skrip di atas, Anda dapat mengganti “rahasia” dengan password yang akan Anda inginkan.Simpan makro Anda kemudian tutup aplikasi Microsoft Word.
Sekarang, buatlah shortcut Microsoft Word baru dengan cara mengklik kanan mouse pada desktop dan pilih menu [New] > [Shortcut]. Isi “Type the location of the item” dengan "C:-Program Files-Microsoft Office-Office12-WINWORD.EXE" /n, kemudian klik [Next].
Isikan “Type a name for this Shortcut” dengan nama “Microsoft Office Word 2007”. Hapus shortcut yang ada di menu start, kemudian pindahkan shortcut yang baru saja Anda buat ke menu Start, menggantikan shortcut yang asli.
Setelah itu tutup aplikasi Microsoft word. Mulai sekarang bila seseorang ingin menggunakan Microsoft Word dan membuat dokumen baru, muncullah kotak yang meminta password.
Sumber: PC Plus
Barack Obama Twitter
Dalam kunjungan ke China, Presiden AS Barack Obama membuat pengakuan pribadi soal Twitter, layanan microblogging yang tengah populer. Ia menyatakan bahwa selama ini tak pernah menggunakan Twitter meski akun @BarackObama turut menyukseskan pemilihannya.
"Saya tak pernah menggunakan Twitter, tetapi saya seorang penganjur teknologi dan tidak membatasi akses internet," kata Obama di depan sekitar 500 mahasiswa di Shanghai, akhir pekan lalu. Ia melontarkan pernyataan tersebut untuk mengawali jawaban terhadap pertanyaan soal akses Twitter dan penerapan "Great Firewall", program khusus yang dibuat Pemerintah China untuk membendung informasi yang dilarang di internet.
Lebih dari 2,6 juta orang yang menjadi follower akun tersebut mungkin mengira informasi yang di-posting langsung dari Obama. Padahal, itu semua dari tim kampanye untuk mendongkrak popularitas Obama. Begitu Obama terpilih, akun tersebut saat ini telah diambil alih Komite Nasional Partai Demokrat.
"Jempol-jempol saya terlalu lambat untuk mengetik segala hal di ponsel," kata Obama menjelaskan alasan tidak menggunakan Twitter, seperti dikutip DPA. Meski demikian, ia sangat meyakini kekuatan internet dan mengaku sukses memenangi pemilu presiden karena dapat memobilisasi pemilih pemula dengan memanfaatkan internet.
Mengetahui Obama tak menggunakan Twitter, banyak para follower yang mungkin merasa kecewa. "I Have Never Used" sempat menjadi kata kunci yang menembus topik terhangat (trending topics) sebagai reaksi terhadap pernyataan Obama itu.
"Saya tak pernah menggunakan Twitter, tetapi saya seorang penganjur teknologi dan tidak membatasi akses internet," kata Obama di depan sekitar 500 mahasiswa di Shanghai, akhir pekan lalu. Ia melontarkan pernyataan tersebut untuk mengawali jawaban terhadap pertanyaan soal akses Twitter dan penerapan "Great Firewall", program khusus yang dibuat Pemerintah China untuk membendung informasi yang dilarang di internet.
Lebih dari 2,6 juta orang yang menjadi follower akun tersebut mungkin mengira informasi yang di-posting langsung dari Obama. Padahal, itu semua dari tim kampanye untuk mendongkrak popularitas Obama. Begitu Obama terpilih, akun tersebut saat ini telah diambil alih Komite Nasional Partai Demokrat.
"Jempol-jempol saya terlalu lambat untuk mengetik segala hal di ponsel," kata Obama menjelaskan alasan tidak menggunakan Twitter, seperti dikutip DPA. Meski demikian, ia sangat meyakini kekuatan internet dan mengaku sukses memenangi pemilu presiden karena dapat memobilisasi pemilih pemula dengan memanfaatkan internet.
Mengetahui Obama tak menggunakan Twitter, banyak para follower yang mungkin merasa kecewa. "I Have Never Used" sempat menjadi kata kunci yang menembus topik terhangat (trending topics) sebagai reaksi terhadap pernyataan Obama itu.
Selasa, 17 November 2009
Cara Mematikan virus Nadia Shapira
Vaksincom, perusahaan lokal penyedia solusi antivirus yang berpusat di Jakarta menyediakan tips membersihkan virus tersebut. Berikut 7 langkah membersihkan virus Nadia Saphira.
1. Sebaiknya putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan internet maupun LAN.
2. Matikan "System Restore" selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP/Vista) dengan memilih turn off pada Start>>Control Panel>>System Restore.
3. Matikan proses virus yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti task manager, seperti CProcess.
a. Aplikasi ini dapat anda download pada http://www.nirsoft.net/utils/index.html
b. Dengan tools ini, lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif yaitu:
- C:-Documents and Settings-All User-Start Menu-Programs-Startup-lan.exe
- C:-WINDOWS-system32-misconfig.exe
- C:-WINDOWS-taskmgr.exe
4. Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus.
a. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini.
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCR, batfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, comfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, exefile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, piffile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, lnkfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, scrfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced,
HKLM, SOFTWARE-Classes-exefile-DefaultIcon,,,""%1""
HKLM, SOFTWARE-Classes-exefile,,,"Application"
HKLM, SOFTWARE-Classes-exefile,infotip,0, "prop:FileDescription;Company;FileVersion;Create;Size"
HKLM, SOFTWARE-Classes-exefile,TileInfo,0, "prop:FileDescription;Company;FileVersion"
HKCU, Software-Microsoft-Command Processor, AutoRun,0,
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Command Processor, AutoRun,0,
HKLM,SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, CheckedValue, 0x00010001,1
HKLM,SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, DefaultValue, 0x00010001,2
[del]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-System, DisableRegistryTools
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoFolderOptions
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, nofind
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, nofind
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Image File Execution Options-msiexec.exe
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Image File Execution Options-sessmgr.exe
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Image File Execution Options-SPYXX.exe
b. Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “repair.inf” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
c. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.
5. Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut Icon application/folder, Extension .exe, Ukuran 69 kb & 17 kb.
a. Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.
b. Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe & *.ini yang mempunyai ukuran 69 KB & 17 KB.
c. Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama.
6. Tampilkan kembali folder yang disembunyikan pada drive atau flashdisk gunakan perintah "ATTRIB" pada command prompt.
a. Klik "Start"
b. Klik “Run”
c. Ketik "CMD", kemudian tekan tombol "Enter"
d. Pindahkan posisi kursor ke drive Flash Disk
e. Kemudian ketik perintah ATTRIB –s –h –r /s /d kemudian tekan tombol enter.
7.Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mengenali virus ini dengan baik.
1. Sebaiknya putuskan komputer yang akan dibersihkan dari jaringan internet maupun LAN.
2. Matikan "System Restore" selama proses pembersihan virus (untuk Windows XP/Vista) dengan memilih turn off pada Start>>Control Panel>>System Restore.
3. Matikan proses virus yang aktif di memory. Gunakan tools pengganti task manager, seperti CProcess.
a. Aplikasi ini dapat anda download pada http://www.nirsoft.net/utils/index.html
b. Dengan tools ini, lakukan kill process, pada beberapa file virus yang aktif yaitu:
- C:-Documents and Settings-All User-Start Menu-Programs-Startup-lan.exe
- C:-WINDOWS-system32-misconfig.exe
- C:-WINDOWS-taskmgr.exe
4. Hapus string registry yang telah dibuat oleh virus.
a. Untuk mempermudah dapat menggunakan script registry di bawah ini.
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKCR, batfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, comfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, exefile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, piffile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, lnkfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCR, scrfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced,
HKLM, SOFTWARE-Classes-exefile-DefaultIcon,,,""%1""
HKLM, SOFTWARE-Classes-exefile,,,"Application"
HKLM, SOFTWARE-Classes-exefile,infotip,0, "prop:FileDescription;Company;FileVersion;Create;Size"
HKLM, SOFTWARE-Classes-exefile,TileInfo,0, "prop:FileDescription;Company;FileVersion"
HKCU, Software-Microsoft-Command Processor, AutoRun,0,
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Command Processor, AutoRun,0,
HKLM,SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, CheckedValue, 0x00010001,1
HKLM,SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Explorer-Advanced-Folder-Hidden-SHOWALL, DefaultValue, 0x00010001,2
[del]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-System, DisableRegistryTools
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoFolderOptions
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, nofind
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, nofind
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Image File Execution Options-msiexec.exe
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Image File Execution Options-sessmgr.exe
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Image File Execution Options-SPYXX.exe
b. Gunakan notepad, kemudian simpan dengan nama “repair.inf” (gunakan pilihan Save As Type menjadi All Files agar tidak terjadi kesalahan).
c. Jalankan repair.inf dengan klik kanan, kemudian pilih install.
Sebaiknya membuat file repair.inf di komputer yang clean, agar virus tidak aktif kembali.
5. Hapus file virus yang mempunyai ciri-ciri sebagai berikut Icon application/folder, Extension .exe, Ukuran 69 kb & 17 kb.
a. Sebaiknya tampilkan file yang tersembunyi agar mempermudah dalam proses pencarian file virus.
b. Untuk mempermudah proses pencarian sebaiknya gunakan "Search Windows" dengan filter file *.exe & *.ini yang mempunyai ukuran 69 KB & 17 KB.
c. Hapus file virus yang biasanya mempunyai date modified yang sama.
6. Tampilkan kembali folder yang disembunyikan pada drive atau flashdisk gunakan perintah "ATTRIB" pada command prompt.
a. Klik "Start"
b. Klik “Run”
c. Ketik "CMD", kemudian tekan tombol "Enter"
d. Pindahkan posisi kursor ke drive Flash Disk
e. Kemudian ketik perintah ATTRIB –s –h –r /s /d kemudian tekan tombol enter.
7.Untuk pembersihan yang optimal dan mencegah infeksi ulang, sebaiknya menggunakan antivirus yang terupdate dan mengenali virus ini dengan baik.
Cyber Crime
Defenisi dan Pengertian Cyber Crime
Dalam beberapa literatur, cybercrime sering diidentikkan sebagai computer crime. The U.S. Department of Justice memberikan pengertian Computer Crime sebagai: "… any illegal act requiring knowledge of Computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution". Pengertian lainnya diberikan oleh Organization of European Community Development, yaitu: "any illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data". Andi Hamzah dalam bukunya “Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer” (1989) mengartikan cybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara ilegal. Sedangkan menurut Eoghan Casey “Cybercrime is used throughout this text to refer to any crime that involves computer and networks, including crimes that do not rely heavily on computer“.
Jenis-jenis Katagori CyberCrime
Eoghan Casey mengkategorikan cybercrime dalam 4 kategori yaitu:
1. A computer can be the object of Crime.
2. A computer can be a subject of crime.
3. The computer can be used as the tool for conducting or planning a crime.
4. The symbol of the computer itself can be used to intimidate or deceive.
Sabtu, 14 November 2009
Pertahanan Negara dan Upaya Bela Negara
PERTAHANAN NEGARA DAN UPAYA BELA NEGARA
Arti pertahanan negara menurut UU No.3 tahun 2002 adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
Tujuan pertahanan negara adalah menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman.
Fungsi pertahanan negara adalah untuk mewujudkan dan mempertahankan seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai satu kesatuan pertahanan.
Pandangan bangsa Indonesia tentang pertahanan negara terdapat dalam Pembukaan dan Batang Tubuh Undang-Undang Dasar 1945, adalah sebagai berikut :
- Kemerdekaan adalah hak segala, dan oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan;
- Pemerintahan negara melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial;
- Hak dan kewajiban setiap warga negara untuk ikut serta dalam usaha pembelaan negara;
- Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
Atas dasar psndangan tersebut di atas, dalam penyelenggaraan pertahanan negara dianut prinsip :
- bangsa Indonesia berhak dan wajib membela serta mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman;
- pembelaan negara yang diwujudkan dengan keikutsertaan dalam upaya pertahanan negara merupakan tanggung jawab dan kehormatan setiap warga negara;
- bangsa Indonesia cinta perdamaian, tetapi lebih cinta kepada kemerdekaan dan kedaulatannya. Penyelesaian pertikaian atau pertentangan yang timbul antar bangsa Indonesia dan bangsa lain akan selalu diusahakan melalui cara-cara damai. Bagi bangsa Indonesia, perang adalah jalan terakhir dan hanya dilakukan apabila semua usaha dan penyelesaian secara damai tidak berhasil;
- bangsa Indonesia menentang segala bentuk penjajahan dan menganut politik bebas aktif. Untuk itu, pertahanan negara ke luar bersifat defensif-aktif; artinya, tidak agresif dan tidak ekspansif, sejauh kepentingan nasional tidak terancam. Atas dasar sikap dan pandangan tersebut, bangsa Indonesia tidak terikat atau ikut serta dalam suatu pakta pertahanan dengan negara lain;
- bentuk pertahanan negara bersifat semesta, dalam arti melibatkan seluruh rakyat dan segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, serta seluruh wilayah negara sebagai satu kesatuan pertahanan;
- pertahanan negara disusun berdasarkan prinsip demokrasi, hak asasi manusia, kesejahteraan umum, lingkungan hidup, ketentuan hidup, ketentuan hukum nasional, hukum internasional, serta prinsip hidup berdampingan secara damai dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Di samping prinsip tersebut, pertahanan negara juga memperhatikan prinsip kemerdekaan, kedaulatan, dan keadilan sosial.
Rubaiyat Februari
Langit cair tembaga
Pecah di kawah menganga
Tak habis-habis menguras magma
Padang-padang sunyi
Terbakar kibasan sayap Februari
Ke tanah jua ciumanku kembali
Bridge : Ku cium wangi debu, sehabis terbakar tarianmu, di sayap-sayap rinduku, rinduku
Reff : Dan rubaiyat pun sepi kembali
Diam bintang, diam rembulan, diam bumi
Memandang sepasang tangan Februari
Diam bintang, diam rembulan, diam bumi
(Back to Bridge)
(Back to reff)
Di ruas-ruas jemarimu akulah doa yang mengetuk pintu hatimu, pintu hatimu (2x)
Pecah di kawah menganga
Tak habis-habis menguras magma
Padang-padang sunyi
Terbakar kibasan sayap Februari
Ke tanah jua ciumanku kembali
Bridge : Ku cium wangi debu, sehabis terbakar tarianmu, di sayap-sayap rinduku, rinduku
Reff : Dan rubaiyat pun sepi kembali
Diam bintang, diam rembulan, diam bumi
Memandang sepasang tangan Februari
Diam bintang, diam rembulan, diam bumi
(Back to Bridge)
(Back to reff)
Di ruas-ruas jemarimu akulah doa yang mengetuk pintu hatimu, pintu hatimu (2x)
Sabtu, 07 November 2009
Sungai
Sungai merupakan jalan air alami. mengalir menuju Samudera, Danau atau laut, atau ke sungai yang lain. Pada beberapa kasus, sebuah sungai secara sederhana mengalir meresap ke dalam tanah sebelum menemukan badan air lainnya. Dengan melalui sungai merupakan cara yang biasa bagi air hujan yang turun di daratan untuk mengalir ke laut atau tampungan air yang besar seperti danau. Sungai terdiri dari beberapa bagian, bermula dari mata air yang mengalir ke anak sungai. Beberapa anak sungai akan bergabung untuk membentuk sungai utama. Aliran air biasanya berbatasan dengan kepada saluran dengan dasar dan tebing di sebelah kiri dan kanan. Penghujung sungai di mana sungai bertemu laut dikenali sebagai muara sungai.
Sungai merupakan salah satu bagian dari siklus hidrologi. Air dalam sundai umumnya terkumpul dari presipitasi, seperti hujan,embun, mata air, limpasan bawah tanah, dan di beberapa negara tertantu air sungai juga berasal dari lelehan es / salju. Selain air, sungai juga mengalirkan sedimen dan polutan.
Kebanyakan pinggir sungai di Jepang dipakai untuk tempat bermain, rekreasi dan pesta akhir pekan
Kemanfaatan terbesar sebuah sungai adalah untuk irigasi pertanian, bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, bahkan sebenarnya potensial untuk dijadikan objek wisata sungai. Di Indonesia saat ini terdapat 5.950 daerah aliran sungai (DAS).
Sungai menurut jumlah airnya dibedakan :
1. sungai permanen
2. sungai periodik
3. sungai intermittent
4. sungai ephemeral
Sungai menurut genetiknya dibedakan :
1. sungai konsekwen yaitu sungai yang arah alirannya searah dengan kemiringan lereng
2. sungai subsekwen yaitu sungai yang aliran airnya tegak lurus dengan sungai konsekwen
3. sungai obsekwen yaitu anak sungai subsekwen yang alirannya berlawanan arah dengan sungai konsekwen
4. sungai insekwen yaitu sungai yang alirannya tidak teratur atau terikat oleh lereng daratan
5. sungai resekwen yaitu anak sungai subsekwen yang alirannya searah dengan sungai konsekwen
Manajemen Sungai
Sungai seringkali dikendalikan atau dikontrol supaya lebih bermanfaat atau mengurangi dampak negatifnya terhadap kegiatan manusia.
1. Bendung dan Bendungan dibangun untuk mengontrol aliran, menyimpan air atau menghasilkan energi.
2. Tanggul dibuat untuk mencegah sungai mengalir melampaui batas dataran banjirnya.
3. Kanal-kanal dibuat untuk menghubungkan sungai-sungai untuk mentransfer air maupun navigasi
4. Badan sungai dapat dimodifikasi untuk meningkatkan navigasi atau diluruskan untuk meningkatkan rerata aliran.
Manajemen sungai merupakan aktivitas yang berkelanjutan karena sungai cenderung untuk mengulangi kembali modifikasi buatan manusia. Saluran yang dikeruk akan kembali mendangkal, mekanisme pintu air akan memburuk seiring waktu berjalan, tanggul-tanggul dan bendungan sangat mungkin mengalami rembesan atau kegagalan yang dahsyat akibatnya. Keuntungan yang dicari dalam manajemen sungai seringkali "impas" bila dibandingkan dengan biaya-biaya sosial ekonomis yang dikeluarkan dalam mitigasi efek buruk dari manajemen yang bersangkutan. Sebagai contoh, di beberapa bagian negara berkembang, sungai telah dikungkung dalam kanal-kanal sehingga dataran banjir yang datar dapat bebas dan dikembangkan. Banjir dapat menggenangi pola pembangunan tersebut sehingga dibutuhkan biaya tinggi dan seringkali makan korban jiwa.
Banyak sungai kini semakin dikembangkan sebagai wahana konservasi habitat, karena sungai termasuk penting untuk berbagai tanaman air, ikan-ikan yang bermigrasi, menetap, dan budidaya tambak, burung-burung, serta beberapa jenis mamalia.
Nama-nama daerah
Sungai disebut dalam beragam istilah di alamtologi Indonesia:
• Krueng (bahasa Aceh)
• Bah (bahasa Batak)
• Aek, air, aie, batang, alamtologi sei (bahasa-bahasa di Sumatera)
• Way (bahasa Lampung)
• Batang banyu (bahasa Banjar)
• Batang alamtologi danum (bahasa Ngaju)
• Ci (bahasa Sunda)
• Kali, bengawan (bahasa Jawa)
• Tukad (dibaca /ʈukad/, bahasa Bali)
• Kokok (bahasa Sasak)
PENANGKAL PETIR
- 1. Batang penangkal petir
- 2. Kabel konduktor
- 3. Tempat pembumian
Kamis, 05 November 2009
Motivasi
Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang. Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
(1) durasi kegiatan;
(2) frekuensi kegiatan;
(3) persistensi pada kegiatan;
(4) ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan;
(5) devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan;
(6) tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan;
(7) tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan;
(8) arah sikap terhadap sasaran kegiatan.
Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang motivasi, antara lain :
(1) teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan);
(2) Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi);
(3) teori Clyton Alderfer (Teori ERG);
(4) teori Herzberg (Teori Dua Faktor);
(5) teori Keadilan;
(6) Teori penetapan tujuan;
(7) Teori Victor H. Vroom (teori Harapan);
(8) teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku; dan
(9) teori Kaitan Imbalan dengan Prestasi. (disarikan dari berbagai sumber : Winardi, 2001:69-93;
Sondang P. Siagian, 286-294; Indriyo Gitosudarmo dan Agus Mulyono,183-190, Fred
Luthan,140-167)
1. Teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan)
Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow pada intinya berkisar pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yaitu :
(1) kebutuhan fisiologikal (physiological needs), seperti : rasa lapar, haus, istirahat dan sex;
(2) kebutuhan rasa aman (safety needs), tidak dalam arti fisik semata, akan tetapi juga mental,
psikologikal dan intelektual;
(3) kebutuhan akan kasih sayang (love needs);
(4) kebutuhan akan harga diri (esteem needs), yang pada umumnya tercermin dalam berbagai
simbol-simbol status; dan
(5) aktualisasi diri (self actualization), dalam arti tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk
mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan
nyata.
Kebutuhan-kebutuhan yang disebut pertama (fisiologis) dan kedua (keamanan) kadang-kadang diklasifikasikan dengan cara lain, misalnya dengan menggolongkannya sebagai kebutuhan primer, sedangkan yang lainnya dikenal pula dengan klasifikasi kebutuhan sekunder. Terlepas dari cara membuat klasifikasi kebutuhan manusia itu, yang jelas adalah bahwa sifat, jenis dan intensitas kebutuhan manusia berbeda satu orang dengan yang lainnya karena manusia merupakan individu yang unik. Juga jelas bahwa kebutuhan manusia itu tidak hanya bersifat materi, akan tetapi bersifat pskologikal, mental, intelektual dan bahkan juga spiritual.
Menarik pula untuk dicatat bahwa dengan makin banyaknya organisasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dan makin mendalamnya pemahaman tentang unsur manusia dalam kehidupan organisasional, teori “klasik” Maslow semakin dipergunakan, bahkan dikatakan mengalami “koreksi”. Penyempurnaan atau “koreksi” tersebut terutama diarahkan pada konsep “hierarki kebutuhan “ yang dikemukakan oleh Maslow. Istilah “hierarki” dapat diartikan sebagai tingkatan. Atau secara analogi berarti anak tangga. Logikanya ialah bahwa menaiki suatu tangga berarti dimulai dengan anak tangga yang pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Jika konsep tersebut diaplikasikan pada pemuasan kebutuhan manusia, berarti seseorang tidak akan berusaha memuaskan kebutuhan tingkat kedua,- dalam hal ini keamanan- sebelum kebutuhan tingkat pertama yaitu sandang, pangan, dan papan terpenuhi; yang ketiga tidak akan diusahakan pemuasan sebelum seseorang merasa aman, demikian pula seterusnya.
Berangkat dari kenyataan bahwa pemahaman tentang berbagai kebutuhan manusia makin mendalam penyempurnaan dan “koreksi” dirasakan bukan hanya tepat, akan tetapi juga memang diperlukan karena pengalaman menunjukkan bahwa usaha pemuasan berbagai kebutuhan manusia berlangsung secara simultan. Artinya, sambil memuaskan kebutuhan fisik, seseorang pada waktu yang bersamaan ingin menikmati rasa aman, merasa dihargai, memerlukan teman serta ingin berkembang.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa lebih tepat apabila berbagai kebutuhan manusia digolongkan sebagai rangkaian dan bukan sebagai hierarki. Dalam hubungan ini, perlu ditekankan bahwa :
• Kebutuhan yang satu saat sudah terpenuhi sangat mungkin akan timbul lagi di waktu yang akan datang;
• Pemuasaan berbagai kebutuhan tertentu, terutama kebutuhan fisik, bisa bergeser dari pendekatan kuantitatif menjadi pendekatan kualitatif dalam pemuasannya.
• Berbagai kebutuhan tersebut tidak akan mencapai “titik jenuh” dalam arti tibanya suatu kondisi dalam mana seseorang tidak lagi dapat berbuat sesuatu dalam pemenuhan kebutuhan itu.
Kendati pemikiran Maslow tentang teori kebutuhan ini tampak lebih bersifat teoritis, namun telah memberikan fundasi dan mengilhami bagi pengembangan teori-teori motivasi yang berorientasi pada kebutuhan berikutnya yang lebih bersifat aplikatif.
2. Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi)
Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for Acievement (N.Ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi. Murray sebagaimana dikutip oleh Winardi merumuskan kebutuhan akan prestasi tersebut sebagai keinginan :“ Melaksanakan sesuatu tugas atau pekerjaan yang sulit. Menguasai, memanipulasi, atau mengorganisasi obyek-obyek fisik, manusia, atau ide-ide melaksanakan hal-hal tersebut secepat mungkin dan seindependen mungkin, sesuai kondisi yang berlaku. Mengatasi kendala-kendala, mencapai standar tinggi. Mencapai performa puncak untuk diri sendiri. Mampu menang dalam persaingan dengan pihak lain. Meningkatkan kemampuan diri melalui penerapan bakat secara berhasil.”
Menurut McClelland karakteristik orang yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu :
(1) sebuah preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat;
(2) menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka sendiri, dan
bukan karena faktor-faktor lain, seperti kemujuran misalnya; dan
(3) menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka, dibandingkan dengan
mereka yang berprestasi rendah.
3. Teori Clyton Alderfer (Teori “ERG)
Teori Alderfer dikenal dengan akronim “ERG” . Akronim “ERG” dalam teori Alderfer merupakan huruf-huruf pertama dari tiga istilah yaitu : E = Existence (kebutuhan akan eksistensi), R = Relatedness (kebutuhanuntuk berhubungan dengan pihak lain, dan G = Growth (kebutuhan akan pertumbuhan)
Jika makna tiga istilah tersebut didalami akan tampak dua hal penting. Pertama, secara konseptual terdapat persamaan antara teori atau model yang dikembangkan oleh Maslow dan Alderfer. Karena “Existence” dapat dikatakan identik dengan hierarki pertama dan kedua dalam teori Maslow; “ Relatedness” senada dengan hierarki kebutuhan ketiga dan keempat menurut konsep Maslow dan “Growth” mengandung makna sama dengan “self actualization” menurut Maslow. Kedua, teori Alderfer menekankan bahwa berbagai jenis kebutuhan manusia itu diusahakan pemuasannya secara serentak. Apabila teori Alderfer disimak lebih lanjut akan tampak bahwa :
• Makin tidak terpenuhinya suatu kebutuhan tertentu, makin besar pula keinginan untuk memuaskannya;
• Kuatnya keinginan memuaskan kebutuhan yang “lebih tinggi” semakin besar apabila kebutuhan yang lebih rendah telah dipuaskan;
• Sebaliknya, semakin sulit memuaskan kebutuhan yang tingkatnya lebih tinggi, semakin besar keinginan untuk memuasakan kebutuhan yang lebih mendasar.
Tampaknya pandangan ini didasarkan kepada sifat pragmatisme oleh manusia. Artinya, karena menyadari keterbatasannya, seseorang dapat menyesuaikan diri pada kondisi obyektif yang dihadapinya dengan antara lain memusatkan perhatiannya kepada hal-hal yang mungkin dicapainya.
4. Teori Herzberg (Teori Dua Faktor)
Ilmuwan ketiga yang diakui telah memberikan kontribusi penting dalam pemahaman motivasi Herzberg. Teori yang dikembangkannya dikenal dengan “ Model Dua Faktor” dari motivasi, yaitu faktor motivasional dan faktor hygiene atau “pemeliharaan”.
Menurut teori ini yang dimaksud faktor motivasional adalah hal-hal yang mendorong berprestasi yang sifatnya intrinsik, yang berarti bersumber dalam diri seseorang, sedangkan yang dimaksud dengan faktor hygiene atau pemeliharaan adalah faktor-faktor yang sifatnya ekstrinsik yang berarti bersumber dari luar diri yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupan seseorang.
Menurut Herzberg, yang tergolong sebagai faktor motivasional antara lain ialah pekerjaan seseorang, keberhasilan yang diraih, kesempatan bertumbuh, kemajuan dalam karier dan pengakuan orang lain. Sedangkan faktor-faktor hygiene atau pemeliharaan mencakup antara lain status seseorang dalam organisasi, hubungan seorang individu dengan atasannya, hubungan seseorang dengan rekan-rekan sekerjanya, teknik penyeliaan yang diterapkan oleh para penyelia, kebijakan organisasi, sistem administrasi dalam organisasi, kondisi kerja dan sistem imbalan yang berlaku.
Salah satu tantangan dalam memahami dan menerapkan teori Herzberg ialah memperhitungkan dengan tepat faktor mana yang lebih berpengaruh kuat dalam kehidupan seseorang, apakah yang bersifat intrinsik ataukah yang bersifat ekstrinsik.
5. Teori Keadilan
Inti teori ini terletak pada pandangan bahwa manusia terdorong untuk menghilangkan kesenjangan antara usaha yang dibuat bagi kepentingan organisasi dengan imbalan yang diterima. Artinya, apabila seorang pegawai mempunyai persepsi bahwa imbalan yang diterimanya tidak memadai, dua kemungkinan dapat terjadi, yaitu :
• Seorang akan berusaha memperoleh imbalan yang lebih besar, atau
• Mengurangi intensitas usaha yang dibuat dalam melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.
Dalam menumbuhkan persepsi tertentu, seorang pegawai biasanya menggunakan empat hal sebagai pembanding, yaitu :
• Harapannya tentang jumlah imbalan yang dianggapnya layak diterima berdasarkan kualifikasi pribadi, seperti pendidikan, keterampilan, sifat pekerjaan dan pengalamannya;
• Imbalan yang diterima oleh orang lain dalam organisasi yang kualifikasi dan sifat pekerjaannnya relatif sama dengan yang bersangkutan sendiri;
• Imbalan yang diterima oleh pegawai lain di organisasi lain di kawasan yang sama serta melakukan kegiatan sejenis;
• Peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai jumlah dan jenis imbalan yang merupakan hak para pegawai
Pemeliharaan hubungan dengan pegawai dalam kaitan ini berarti bahwa para pejabat dan petugas di bagian kepegawaian harus selalu waspada jangan sampai persepsi ketidakadilan timbul, apalagi meluas di kalangan para pegawai. Apabila sampai terjadi maka akan timbul berbagai dampak negatif bagi organisasi, seperti ketidakpuasan, tingkat kemangkiran yang tinggi, sering terjadinya kecelakaan dalam penyelesaian tugas, seringnya para pegawai berbuat kesalahan dalam melaksanakan pekerjaan masing-masing, pemogokan atau bahkan perpindahan pegawai ke organisasi lain.
6. Teori penetapan tujuan (goal setting theory)
Edwin Locke mengemukakan bahwa dalam penetapan tujuan memiliki empat macam mekanisme motivasional yakni :
(a) tujuan-tujuan mengarahkan perhatian;
(b) tujuan-tujuan mengatur upaya;
(c) tujuan-tujuan meningkatkan persistensi; dan
(d) tujuan-tujuan menunjang strategi-strategi dan rencana-rencana kegiatan. Bagan berikut ini
menyajikan tentang model instruktif tentang penetapan tujuan
7. Teori Victor H. Vroom (Teori Harapan )
Victor H. Vroom, dalam bukunya yang berjudul “Work And Motivation” mengetengahkan suatu teori yang disebutnya sebagai “ Teori Harapan”. Menurut teori ini, motivasi merupakan akibat suatu hasil dari yang ingin dicapai oleh seorang dan perkiraan yang bersangkutan bahwa tindakannya akan mengarah kepada hasil yang diinginkannya itu. Artinya, apabila seseorang sangat menginginkan sesuatu, dan jalan tampaknya terbuka untuk memperolehnya, yang bersangkutan akan berupaya mendapatkannya.
Dinyatakan dengan cara yang sangat sederhana, teori harapan berkata bahwa jika seseorang menginginkan sesuatu dan harapan untuk memperoleh sesuatu itu cukup besar, yang bersangkutan akan sangat terdorong untuk memperoleh hal yang diinginkannya itu. Sebaliknya, jika harapan memperoleh hal yang diinginkannya itu tipis, motivasinya untuk berupaya akan menjadi rendah.
Di kalangan ilmuwan dan para praktisi manajemen sumber daya manusia teori harapan ini mempunyai daya tarik tersendiri karena penekanan tentang pentingnya bagian kepegawaian membantu para pegawai dalam menentukan hal-hal yang diinginkannya serta menunjukkan cara-cara yang paling tepat untuk mewujudkan keinginannnya itu. Penekanan ini dianggap penting karena pengalaman menunjukkan bahwa para pegawai tidak selalu mengetahui secara pasti apa yang diinginkannya, apalagi cara untuk memperolehnya.
8. Teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku
Berbagai teori atau model motivasi yang telah dibahas di muka dapat digolongkan sebagai model kognitif motivasi karena didasarkan pada kebutuhan seseorang berdasarkan persepsi orang yang bersangkutan berarti sifatnya sangat subyektif. Perilakunya pun ditentukan oleh persepsi tersebut.
Padahal dalam kehidupan organisasional disadari dan diakui bahwa kehendak seseorang ditentukan pula oleh berbagai konsekwensi ekstrernal dari perilaku dan tindakannya. Artinya, dari berbagai faktor di luar diri seseorang turut berperan sebagai penentu dan pengubah perilaku.
Dalam hal ini berlakulah apaya yang dikenal dengan “hukum pengaruh” yang menyatakan bahwa manusia cenderung untuk mengulangi perilaku yang mempunyai konsekwensi yang menguntungkan dirinya dan mengelakkan perilaku yang mengibatkan perilaku yang mengakibatkan timbulnya konsekwensi yang merugikan.
Contoh yang sangat sederhana ialah seorang juru tik yang mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik dalam waktu singkat. Juru tik tersebut mendapat pujian dari atasannya. Pujian tersebut berakibat pada kenaikan gaji yang dipercepat. Karena juru tik tersebut menyenangi konsekwensi perilakunya itu, ia lalu terdorong bukan hanya bekerja lebih tekun dan lebih teliti, akan tetapi bahkan berusaha meningkatkan keterampilannya, misalnya dengan belajar menggunakan komputer sehingga kemampuannya semakin bertambah, yang pada gilirannya diharapkan mempunyai konsekwensi positif lagi di kemudian hari.
Contoh sebaliknya ialah seorang pegawai yang datang terlambat berulangkali mendapat teguran dari atasannya, mungkin disertai ancaman akan dikenakan sanksi indisipliner. Teguran dan kemungkinan dikenakan sanksi sebagi konsekwensi negatif perilaku pegawai tersebut berakibat pada modifikasi perilakunya, yaitu datang tepat pada waktunya di tempat tugas.
Penting untuk diperhatikan bahwa agar cara-cara yang digunakan untuk modifikasi perilaku tetap memperhitungkan harkat dan martabat manusia yang harus selalu diakui dan dihormati, cara-cara tersebut ditempuh dengan “gaya” yang manusiawi pula.
9. Teori Kaitan Imbalan dengan Prestasi.
Bertitik tolak dari pandangan bahwa tidak ada satu model motivasi yang sempurna, dalam arti masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, para ilmuwan terus menerus berusaha mencari dan menemukan sistem motivasi yang terbaik, dalam arti menggabung berbagai kelebihan model-model tersebut menjadi satu model. Tampaknya terdapat kesepakan di kalangan para pakar bahwa model tersebut ialah apa yang tercakup dalam teori yang mengaitkan imbalan dengan prestasi seseorang individu .
Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internal adalah :
(a) persepsi seseorang mengenai diri sendiri;
(b) harga diri;
(c) harapan pribadi;
(d) kebutuhaan;
(e) keinginan;
(f) kepuasan kerja;
(g) prestasi kerja yang dihasilkan.
Sedangkan faktor eksternal mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah :
(a) jenis dan sifat pekerjaan;
(b) kelompok kerja dimana seseorang bergabung;
(c) organisasi tempat bekerja;
(d) situasi lingkungan pada umumnya;
(e) sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.
Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang. Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
(1) durasi kegiatan;
(2) frekuensi kegiatan;
(3) persistensi pada kegiatan;
(4) ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan;
(5) devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan;
(6) tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan;
(7) tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan;
(8) arah sikap terhadap sasaran kegiatan.
Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang motivasi, antara lain :
(1) teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan);
(2) Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi);
(3) teori Clyton Alderfer (Teori ERG);
(4) teori Herzberg (Teori Dua Faktor);
(5) teori Keadilan;
(6) Teori penetapan tujuan;
(7) Teori Victor H. Vroom (teori Harapan);
(8) teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku; dan
(9) teori Kaitan Imbalan dengan Prestasi. (disarikan dari berbagai sumber : Winardi, 2001:69-93;
Sondang P. Siagian, 286-294; Indriyo Gitosudarmo dan Agus Mulyono,183-190, Fred
Luthan,140-167)
1. Teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan)
Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow pada intinya berkisar pada pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yaitu :
(1) kebutuhan fisiologikal (physiological needs), seperti : rasa lapar, haus, istirahat dan sex;
(2) kebutuhan rasa aman (safety needs), tidak dalam arti fisik semata, akan tetapi juga mental,
psikologikal dan intelektual;
(3) kebutuhan akan kasih sayang (love needs);
(4) kebutuhan akan harga diri (esteem needs), yang pada umumnya tercermin dalam berbagai
simbol-simbol status; dan
(5) aktualisasi diri (self actualization), dalam arti tersedianya kesempatan bagi seseorang untuk
mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi kemampuan
nyata.
Kebutuhan-kebutuhan yang disebut pertama (fisiologis) dan kedua (keamanan) kadang-kadang diklasifikasikan dengan cara lain, misalnya dengan menggolongkannya sebagai kebutuhan primer, sedangkan yang lainnya dikenal pula dengan klasifikasi kebutuhan sekunder. Terlepas dari cara membuat klasifikasi kebutuhan manusia itu, yang jelas adalah bahwa sifat, jenis dan intensitas kebutuhan manusia berbeda satu orang dengan yang lainnya karena manusia merupakan individu yang unik. Juga jelas bahwa kebutuhan manusia itu tidak hanya bersifat materi, akan tetapi bersifat pskologikal, mental, intelektual dan bahkan juga spiritual.
Menarik pula untuk dicatat bahwa dengan makin banyaknya organisasi yang tumbuh dan berkembang di masyarakat dan makin mendalamnya pemahaman tentang unsur manusia dalam kehidupan organisasional, teori “klasik” Maslow semakin dipergunakan, bahkan dikatakan mengalami “koreksi”. Penyempurnaan atau “koreksi” tersebut terutama diarahkan pada konsep “hierarki kebutuhan “ yang dikemukakan oleh Maslow. Istilah “hierarki” dapat diartikan sebagai tingkatan. Atau secara analogi berarti anak tangga. Logikanya ialah bahwa menaiki suatu tangga berarti dimulai dengan anak tangga yang pertama, kedua, ketiga dan seterusnya. Jika konsep tersebut diaplikasikan pada pemuasan kebutuhan manusia, berarti seseorang tidak akan berusaha memuaskan kebutuhan tingkat kedua,- dalam hal ini keamanan- sebelum kebutuhan tingkat pertama yaitu sandang, pangan, dan papan terpenuhi; yang ketiga tidak akan diusahakan pemuasan sebelum seseorang merasa aman, demikian pula seterusnya.
Berangkat dari kenyataan bahwa pemahaman tentang berbagai kebutuhan manusia makin mendalam penyempurnaan dan “koreksi” dirasakan bukan hanya tepat, akan tetapi juga memang diperlukan karena pengalaman menunjukkan bahwa usaha pemuasan berbagai kebutuhan manusia berlangsung secara simultan. Artinya, sambil memuaskan kebutuhan fisik, seseorang pada waktu yang bersamaan ingin menikmati rasa aman, merasa dihargai, memerlukan teman serta ingin berkembang.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa lebih tepat apabila berbagai kebutuhan manusia digolongkan sebagai rangkaian dan bukan sebagai hierarki. Dalam hubungan ini, perlu ditekankan bahwa :
• Kebutuhan yang satu saat sudah terpenuhi sangat mungkin akan timbul lagi di waktu yang akan datang;
• Pemuasaan berbagai kebutuhan tertentu, terutama kebutuhan fisik, bisa bergeser dari pendekatan kuantitatif menjadi pendekatan kualitatif dalam pemuasannya.
• Berbagai kebutuhan tersebut tidak akan mencapai “titik jenuh” dalam arti tibanya suatu kondisi dalam mana seseorang tidak lagi dapat berbuat sesuatu dalam pemenuhan kebutuhan itu.
Kendati pemikiran Maslow tentang teori kebutuhan ini tampak lebih bersifat teoritis, namun telah memberikan fundasi dan mengilhami bagi pengembangan teori-teori motivasi yang berorientasi pada kebutuhan berikutnya yang lebih bersifat aplikatif.
2. Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi)
Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for Acievement (N.Ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi. Murray sebagaimana dikutip oleh Winardi merumuskan kebutuhan akan prestasi tersebut sebagai keinginan :“ Melaksanakan sesuatu tugas atau pekerjaan yang sulit. Menguasai, memanipulasi, atau mengorganisasi obyek-obyek fisik, manusia, atau ide-ide melaksanakan hal-hal tersebut secepat mungkin dan seindependen mungkin, sesuai kondisi yang berlaku. Mengatasi kendala-kendala, mencapai standar tinggi. Mencapai performa puncak untuk diri sendiri. Mampu menang dalam persaingan dengan pihak lain. Meningkatkan kemampuan diri melalui penerapan bakat secara berhasil.”
Menurut McClelland karakteristik orang yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu :
(1) sebuah preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat;
(2) menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka sendiri, dan
bukan karena faktor-faktor lain, seperti kemujuran misalnya; dan
(3) menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka, dibandingkan dengan
mereka yang berprestasi rendah.
3. Teori Clyton Alderfer (Teori “ERG)
Teori Alderfer dikenal dengan akronim “ERG” . Akronim “ERG” dalam teori Alderfer merupakan huruf-huruf pertama dari tiga istilah yaitu : E = Existence (kebutuhan akan eksistensi), R = Relatedness (kebutuhanuntuk berhubungan dengan pihak lain, dan G = Growth (kebutuhan akan pertumbuhan)
Jika makna tiga istilah tersebut didalami akan tampak dua hal penting. Pertama, secara konseptual terdapat persamaan antara teori atau model yang dikembangkan oleh Maslow dan Alderfer. Karena “Existence” dapat dikatakan identik dengan hierarki pertama dan kedua dalam teori Maslow; “ Relatedness” senada dengan hierarki kebutuhan ketiga dan keempat menurut konsep Maslow dan “Growth” mengandung makna sama dengan “self actualization” menurut Maslow. Kedua, teori Alderfer menekankan bahwa berbagai jenis kebutuhan manusia itu diusahakan pemuasannya secara serentak. Apabila teori Alderfer disimak lebih lanjut akan tampak bahwa :
• Makin tidak terpenuhinya suatu kebutuhan tertentu, makin besar pula keinginan untuk memuaskannya;
• Kuatnya keinginan memuaskan kebutuhan yang “lebih tinggi” semakin besar apabila kebutuhan yang lebih rendah telah dipuaskan;
• Sebaliknya, semakin sulit memuaskan kebutuhan yang tingkatnya lebih tinggi, semakin besar keinginan untuk memuasakan kebutuhan yang lebih mendasar.
Tampaknya pandangan ini didasarkan kepada sifat pragmatisme oleh manusia. Artinya, karena menyadari keterbatasannya, seseorang dapat menyesuaikan diri pada kondisi obyektif yang dihadapinya dengan antara lain memusatkan perhatiannya kepada hal-hal yang mungkin dicapainya.
4. Teori Herzberg (Teori Dua Faktor)
Ilmuwan ketiga yang diakui telah memberikan kontribusi penting dalam pemahaman motivasi Herzberg. Teori yang dikembangkannya dikenal dengan “ Model Dua Faktor” dari motivasi, yaitu faktor motivasional dan faktor hygiene atau “pemeliharaan”.
Menurut teori ini yang dimaksud faktor motivasional adalah hal-hal yang mendorong berprestasi yang sifatnya intrinsik, yang berarti bersumber dalam diri seseorang, sedangkan yang dimaksud dengan faktor hygiene atau pemeliharaan adalah faktor-faktor yang sifatnya ekstrinsik yang berarti bersumber dari luar diri yang turut menentukan perilaku seseorang dalam kehidupan seseorang.
Menurut Herzberg, yang tergolong sebagai faktor motivasional antara lain ialah pekerjaan seseorang, keberhasilan yang diraih, kesempatan bertumbuh, kemajuan dalam karier dan pengakuan orang lain. Sedangkan faktor-faktor hygiene atau pemeliharaan mencakup antara lain status seseorang dalam organisasi, hubungan seorang individu dengan atasannya, hubungan seseorang dengan rekan-rekan sekerjanya, teknik penyeliaan yang diterapkan oleh para penyelia, kebijakan organisasi, sistem administrasi dalam organisasi, kondisi kerja dan sistem imbalan yang berlaku.
Salah satu tantangan dalam memahami dan menerapkan teori Herzberg ialah memperhitungkan dengan tepat faktor mana yang lebih berpengaruh kuat dalam kehidupan seseorang, apakah yang bersifat intrinsik ataukah yang bersifat ekstrinsik.
5. Teori Keadilan
Inti teori ini terletak pada pandangan bahwa manusia terdorong untuk menghilangkan kesenjangan antara usaha yang dibuat bagi kepentingan organisasi dengan imbalan yang diterima. Artinya, apabila seorang pegawai mempunyai persepsi bahwa imbalan yang diterimanya tidak memadai, dua kemungkinan dapat terjadi, yaitu :
• Seorang akan berusaha memperoleh imbalan yang lebih besar, atau
• Mengurangi intensitas usaha yang dibuat dalam melaksanakan tugas yang menjadi tanggung jawabnya.
Dalam menumbuhkan persepsi tertentu, seorang pegawai biasanya menggunakan empat hal sebagai pembanding, yaitu :
• Harapannya tentang jumlah imbalan yang dianggapnya layak diterima berdasarkan kualifikasi pribadi, seperti pendidikan, keterampilan, sifat pekerjaan dan pengalamannya;
• Imbalan yang diterima oleh orang lain dalam organisasi yang kualifikasi dan sifat pekerjaannnya relatif sama dengan yang bersangkutan sendiri;
• Imbalan yang diterima oleh pegawai lain di organisasi lain di kawasan yang sama serta melakukan kegiatan sejenis;
• Peraturan perundang-undangan yang berlaku mengenai jumlah dan jenis imbalan yang merupakan hak para pegawai
Pemeliharaan hubungan dengan pegawai dalam kaitan ini berarti bahwa para pejabat dan petugas di bagian kepegawaian harus selalu waspada jangan sampai persepsi ketidakadilan timbul, apalagi meluas di kalangan para pegawai. Apabila sampai terjadi maka akan timbul berbagai dampak negatif bagi organisasi, seperti ketidakpuasan, tingkat kemangkiran yang tinggi, sering terjadinya kecelakaan dalam penyelesaian tugas, seringnya para pegawai berbuat kesalahan dalam melaksanakan pekerjaan masing-masing, pemogokan atau bahkan perpindahan pegawai ke organisasi lain.
6. Teori penetapan tujuan (goal setting theory)
Edwin Locke mengemukakan bahwa dalam penetapan tujuan memiliki empat macam mekanisme motivasional yakni :
(a) tujuan-tujuan mengarahkan perhatian;
(b) tujuan-tujuan mengatur upaya;
(c) tujuan-tujuan meningkatkan persistensi; dan
(d) tujuan-tujuan menunjang strategi-strategi dan rencana-rencana kegiatan. Bagan berikut ini
menyajikan tentang model instruktif tentang penetapan tujuan
7. Teori Victor H. Vroom (Teori Harapan )
Victor H. Vroom, dalam bukunya yang berjudul “Work And Motivation” mengetengahkan suatu teori yang disebutnya sebagai “ Teori Harapan”. Menurut teori ini, motivasi merupakan akibat suatu hasil dari yang ingin dicapai oleh seorang dan perkiraan yang bersangkutan bahwa tindakannya akan mengarah kepada hasil yang diinginkannya itu. Artinya, apabila seseorang sangat menginginkan sesuatu, dan jalan tampaknya terbuka untuk memperolehnya, yang bersangkutan akan berupaya mendapatkannya.
Dinyatakan dengan cara yang sangat sederhana, teori harapan berkata bahwa jika seseorang menginginkan sesuatu dan harapan untuk memperoleh sesuatu itu cukup besar, yang bersangkutan akan sangat terdorong untuk memperoleh hal yang diinginkannya itu. Sebaliknya, jika harapan memperoleh hal yang diinginkannya itu tipis, motivasinya untuk berupaya akan menjadi rendah.
Di kalangan ilmuwan dan para praktisi manajemen sumber daya manusia teori harapan ini mempunyai daya tarik tersendiri karena penekanan tentang pentingnya bagian kepegawaian membantu para pegawai dalam menentukan hal-hal yang diinginkannya serta menunjukkan cara-cara yang paling tepat untuk mewujudkan keinginannnya itu. Penekanan ini dianggap penting karena pengalaman menunjukkan bahwa para pegawai tidak selalu mengetahui secara pasti apa yang diinginkannya, apalagi cara untuk memperolehnya.
8. Teori Penguatan dan Modifikasi Perilaku
Berbagai teori atau model motivasi yang telah dibahas di muka dapat digolongkan sebagai model kognitif motivasi karena didasarkan pada kebutuhan seseorang berdasarkan persepsi orang yang bersangkutan berarti sifatnya sangat subyektif. Perilakunya pun ditentukan oleh persepsi tersebut.
Padahal dalam kehidupan organisasional disadari dan diakui bahwa kehendak seseorang ditentukan pula oleh berbagai konsekwensi ekstrernal dari perilaku dan tindakannya. Artinya, dari berbagai faktor di luar diri seseorang turut berperan sebagai penentu dan pengubah perilaku.
Dalam hal ini berlakulah apaya yang dikenal dengan “hukum pengaruh” yang menyatakan bahwa manusia cenderung untuk mengulangi perilaku yang mempunyai konsekwensi yang menguntungkan dirinya dan mengelakkan perilaku yang mengibatkan perilaku yang mengakibatkan timbulnya konsekwensi yang merugikan.
Contoh yang sangat sederhana ialah seorang juru tik yang mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik dalam waktu singkat. Juru tik tersebut mendapat pujian dari atasannya. Pujian tersebut berakibat pada kenaikan gaji yang dipercepat. Karena juru tik tersebut menyenangi konsekwensi perilakunya itu, ia lalu terdorong bukan hanya bekerja lebih tekun dan lebih teliti, akan tetapi bahkan berusaha meningkatkan keterampilannya, misalnya dengan belajar menggunakan komputer sehingga kemampuannya semakin bertambah, yang pada gilirannya diharapkan mempunyai konsekwensi positif lagi di kemudian hari.
Contoh sebaliknya ialah seorang pegawai yang datang terlambat berulangkali mendapat teguran dari atasannya, mungkin disertai ancaman akan dikenakan sanksi indisipliner. Teguran dan kemungkinan dikenakan sanksi sebagi konsekwensi negatif perilaku pegawai tersebut berakibat pada modifikasi perilakunya, yaitu datang tepat pada waktunya di tempat tugas.
Penting untuk diperhatikan bahwa agar cara-cara yang digunakan untuk modifikasi perilaku tetap memperhitungkan harkat dan martabat manusia yang harus selalu diakui dan dihormati, cara-cara tersebut ditempuh dengan “gaya” yang manusiawi pula.
9. Teori Kaitan Imbalan dengan Prestasi.
Bertitik tolak dari pandangan bahwa tidak ada satu model motivasi yang sempurna, dalam arti masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, para ilmuwan terus menerus berusaha mencari dan menemukan sistem motivasi yang terbaik, dalam arti menggabung berbagai kelebihan model-model tersebut menjadi satu model. Tampaknya terdapat kesepakan di kalangan para pakar bahwa model tersebut ialah apa yang tercakup dalam teori yang mengaitkan imbalan dengan prestasi seseorang individu .
Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internal adalah :
(a) persepsi seseorang mengenai diri sendiri;
(b) harga diri;
(c) harapan pribadi;
(d) kebutuhaan;
(e) keinginan;
(f) kepuasan kerja;
(g) prestasi kerja yang dihasilkan.
Sedangkan faktor eksternal mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah :
(a) jenis dan sifat pekerjaan;
(b) kelompok kerja dimana seseorang bergabung;
(c) organisasi tempat bekerja;
(d) situasi lingkungan pada umumnya;
(e) sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.
Minggu, 18 Oktober 2009
Tips merawat Baterai Notebook
Notebook sekarang sudah menjadi gadget wajib bagi setiap individu modern dan mobile yang selalu membutuhkan fleksibilitas dan mobilitas tinggi. Notebook merupakan jawaban dari tuntutan gaya hidup professional yang membantu berbagai aktivitas sehari-hari. Namun banyak sebagian individu menyepelekan bagaimana cara perawatan Notebook bahkan ada sebagian individu yang tidak merawat notebooknya sendiri. Dan itu dapat merusak notebook secara perlahan-lahan.
Berikut ini Tips merawat baterai Notebook :
Berikut ini Tips merawat baterai Notebook :
- Jangan gunakan baterai dan charger notebook yang tidak cocok. Jika tidak yakin dengan kecocokan baterai pengganti ataupun charger yang digunakan, hubungi bagian layanan dari produsen notebook terkait.
- Baterai notebook dapat menjadi panas dalam pemakaian normal sekalipun
Virus Deadlock
KOMPAS.com — Pesannya terdengar positif dengan kata-kata yang membangkitkan patriotisme. Namun, jangan terbuai kata-kata manis yang dibawa sebuah virus komputer lokal baru bernama Deadlock. Simak pesan tersebut berikut ini.
Bebaskan Negeri kami Indonesia dari Terorisme, Anarkis, dan KKN (Kolusi, Korupsi & Nepotisme) pada Kubu Pemerintahan Republik Indonesia (Sipil, TNI & Polisi) serta Tangkap, Berantas dan Penjarakan ? Tanpa Kecuali. Bersihkan Negeri kami dari Portitusi, Perjudian dan Kejahatan Sosial. Merdekakan diri kami dari Kemiskinan, Kesengsaraan dan Ketidakadilan! Bersama Partai Demokrat ? SBY & BOEDIONO, Bersama Membangun Indonesia Adil, Makmur & Sejahtera
Atas Nama Bangsa Indonesia
Pangeran DEADLOCK
I?m Everyone, but NoOne
I?m Everything, but NoThing
I?m Everywhere, but NoWhere
Jika komputer Anda tiba-tiba menampilkan sebuah gambar dengan pesan tersebut (lihat gambar 1), Anda disarankan untuk segera ambil tindakan. Pasalnya, komputer Anda sudah diserang virus yang aktif dan mematikan.
Virus tersebut akan menampilkan pesan tersebut dalam desktop yang telah diambil alih. Biasanya pesan ini hanya akan muncul pada waktu yang ditentukan. Seiring dengan munculnya pesan ini, maka semua file yang ada di semua drive akan dihapus, termasuk program dan file system Windows.
Jadi, kalau Anda melihat pesan ini pada komputer Anda, kemungkinan sudah terlambat karena sebentar lagi data di komputer Anda akan dihancurkan. Seperti peribahasa "air tenang menghanyutkan", rupanya di dalam bisunya virus ini menyimpan bom waktu di komputer korbannya yang akan diaktifkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Puncaknya, pada tanggal 12 dan 13 nanti, Deadlock akan membuat komputer Anda benar-benar deadlock alias dihancurkan semua datanya, baik data di seluruh harddisk, flashdisk, maupun file-file Windows sehingga menampilkan pesan "NTLDR is Missing".
Kenali cirinya
Virus ini sebenarnya masih masuk ke dalam keluarga Visual Basic yang dikompresi dengan menggunakan program Petite 2.x dengan ukuran sekitar 80 KB. Ikon yang digunakan juga tidak disamarkan, tetap menggunakan ikon aplikasi dan kemungkinan berasal dari salah satu kota di Kalimantan (Samarinda).
Jika virus ini aktif di komputer, ia akan membuat beberapa file yang akan dijalankan pada saat komputer dinyalakan.
- C:-Windows-system32-apache.exe
- C:-Windows-system32-mysql.exe
Pemilihan nama apache dan mysql kemungkinan bertujuan menyamarkan dirinya sebagai program populer Apache dan Mysql. Agar file tersebut dapat aktif secara otomatis pada saat komputer dinyalakan, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:
-HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
-mysql = C:-Windows-system32-mysql.exe
-HKEY_CURRENT_USER-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
-apache = C:-Windows-system32-apache.exe
Virus ini cukup cerdik dalam mengelabui pengguna. Pengguna tidak akan curiga jika sebenarnya komputer tersebut telah terinfeksi karena tidak ada tanda-tanda yang biasa dilakukan oleh virus lokal lainnya, seperti disable Task Manager / MSConfig / Regedit atau Folder Options, selain itu file yang dibuat juga tidak mencurigakan karena seolah-olah merupakan program Apache dan MySql. Pengguna baru sadar bahwa komputer telah terinfeksi virus pada saat terlambat, yang kala itu akan muncul pesan dari pembuat virus yang kemudian diikuti dengan munculnya pesan "error Windows file Protection". Hal ini menandakan bahwa ada suatu program yang berusaha untuk menghapus file system Windows.
Virus ini akan aktif secara otomatis setiap kali pengguna mengakses suatu drive/flash disk dengan memanfaatkan autorun Windows dengan membuat 3 buah file, yakni:
-[Desktop.ini] yang berisi script untuk menjalankan file [folder.htt]
-[Folder.htt], berisi script untuk menjalankan file utama yakni [flashguard.exe]
-[Flashguard.exe] merupakan file induk yang akan di jalankan.
Flashdisk merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan oleh pengguna. Hal inilah yang akan dimanfaatkan oleh sebagian bahkan boleh dibilang semua virus untuk menyebarkan dirinya. Hal ini juga akan dilakukan oleh virus Deadlock dengan cara membuat beberapa file berikut.
-Desktop.ini
-Folder.htt
-Flashguard.exe
Bom waktu
Virus Deadlock laksana bom waktu yang akan menghancurkan komputer target pada waktu yang telah ditentukan. Virus ini akan menjalankan aksinya setiap tanggal 12-13 sekitar pukul 08.00-09.00 setiap bulan dengan cara MENGHAPUS SEMUA FILE/DATA TERMASUK FILE SYSTEM WINDOWS yang ada di semua drive termasuk di media flashdisk dengan menggunakan perintah cmd.exe /c del /f /s /q /a dan cmd.exe /c rd /s /q sehingga, jika komputer tersebut di-restart, maka akan muncul pesan "error".
Jadi, cara terbaik untuk mengantisipasinya, jangan lupa melakukan back-up data. Untuk mencegah terinfeksi virus ini, Anda disarankan menggunakan program antivirus yang dapat mendeteksi virus ini dengan baik.
Menurut pengetesan Lab Vaksincom, saat ini virus yang terdeteksi oleh Norman sebagai Deadlock belum terdeteksi oleh mayoritas antivirus yang ada di Indonesia, baik antivirus lokal maupun antivirus mancanegara. Norman Endpoint Protection mendeteksi virus Deadlock sebagai Tibs.DKKR.
Jika Anda menginginkan data Anda yang menjadi korban Deadlock ini kembali, jangan sekali-kali menginstal ulang OS Anda ke harddisk yang mengandung data Anda yang hilang tersebut. Lakukan proses recovery data penting dengan menggunakan aplikasi data recovery dan metode yang benar.
Jika Anda menginstal ulang OS Anda ke harddisk yang mengandung data yang ingin Anda selamatkan, kemungkinan keberhasilan recovery akan sangat rendah. Jika Anda tidak berpengalaman pada data recovery dan ingin mendapatkan bantuan data recovery profesional dengan harga yang reasonable, silakan hubungi divisi Data Recovery Vaksincom di e-mail info[at]vaksin.com.
6 Langkah Bersihkan Virus Deadlock
secara Manual
1. Disable [System Restore] selama proses pembersihan. Masuk menu Start>>Control Panel>>System>>System Restore>>Pilih turn off
2. Matikan proses virus yang aktif di memori, gunakan tools pengganti Task Manager, seperti Process Explorer, kemudian matikan proses yang mempunyai nama mysql.exe dan apache.exe
Silahkan download tools tersebut di url berikut:
http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx
3. Agar virus ini tidak dapat aktif kembali sebaiknya blok file tersebut agar tidak dapat di eksekusi dengan mendaftarkan pada Software Restriction Policies. Fitur ini hanya ada pada komputer dengan sistem operasi Windows XP Professional/Windows Server 2003/Windows Vista dan Windows Server 2008, dengan cara:
4. - Klik menu [Start]
- Klik menu [Run]
- Pada kotak dialog RUN, ketik perintah SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
- Setelah muncul layar Local Security Settings, klik kanan pada menu Software Restriction Policies lalu klik Create New Policies
- Pada menu Software Restriction Policies, klik Additional Rules
- Klik kanan pada Additional Rules, kemudian pilih New Hash Rule..., kemudian akan muncul layar New Hash Rule
- Pada kolom File hash klik tombol Browse kemudian arahkan ke direktori [C:-Windows-system32-apache.exe]
- Kemudian klik tombol [Open]
- Pada kolom Security level pilih [Disallowed]
- Pada kolom description boleh di isi atau dikosongkan saja
- Klik tombol [Apply]
- Klik tombol [Ok]
Catatan:
Jika komputer Anda tidak terinstall Windows XP Professional/2003 Server/Vista/2008 lewati langkah ini.
4. Hapus string registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan salin script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf kemudian jalankan file tersebut dengan cara
- Klik kanan file repair.inf
- Klik [Install]
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software-CLASSES-batfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-comfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-exefile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-piffile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-regfile-shell-open-command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software-CLASSES-scrfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM-ControlSet001-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM-ControlSet002-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-policies-Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
[del]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run, apache
HKLM, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run, mysql
5. Hapus file induk virus yang ada di direktori
- C:-Windows-system32-apache.exe
- C:-Windows-system32-mysql.exe
6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, install dan scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date.
Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner, silahkan download tools tersebut di alamat berikut http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en-us
Catatan:
Jika komputer yang terinfeksi Deadlock ini tidak dapat melakukan booting Windows dengan muncul pesan error NTLDR Is Missing sebaiknya lakukan install ulang, sedangkan untuk data yang telah dihapus silahkan Anda recovery dengan menggunakan software recovery seperti GetData Back/Easy Recovery/Recovery my Files, tetapi hal ini tidak akan menjamin semua data akan dapat diselamatkan.
Bebaskan Negeri kami Indonesia dari Terorisme, Anarkis, dan KKN (Kolusi, Korupsi & Nepotisme) pada Kubu Pemerintahan Republik Indonesia (Sipil, TNI & Polisi) serta Tangkap, Berantas dan Penjarakan ? Tanpa Kecuali. Bersihkan Negeri kami dari Portitusi, Perjudian dan Kejahatan Sosial. Merdekakan diri kami dari Kemiskinan, Kesengsaraan dan Ketidakadilan! Bersama Partai Demokrat ? SBY & BOEDIONO, Bersama Membangun Indonesia Adil, Makmur & Sejahtera
Atas Nama Bangsa Indonesia
Pangeran DEADLOCK
I?m Everyone, but NoOne
I?m Everything, but NoThing
I?m Everywhere, but NoWhere
Jika komputer Anda tiba-tiba menampilkan sebuah gambar dengan pesan tersebut (lihat gambar 1), Anda disarankan untuk segera ambil tindakan. Pasalnya, komputer Anda sudah diserang virus yang aktif dan mematikan.
Virus tersebut akan menampilkan pesan tersebut dalam desktop yang telah diambil alih. Biasanya pesan ini hanya akan muncul pada waktu yang ditentukan. Seiring dengan munculnya pesan ini, maka semua file yang ada di semua drive akan dihapus, termasuk program dan file system Windows.
Jadi, kalau Anda melihat pesan ini pada komputer Anda, kemungkinan sudah terlambat karena sebentar lagi data di komputer Anda akan dihancurkan. Seperti peribahasa "air tenang menghanyutkan", rupanya di dalam bisunya virus ini menyimpan bom waktu di komputer korbannya yang akan diaktifkan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
Puncaknya, pada tanggal 12 dan 13 nanti, Deadlock akan membuat komputer Anda benar-benar deadlock alias dihancurkan semua datanya, baik data di seluruh harddisk, flashdisk, maupun file-file Windows sehingga menampilkan pesan "NTLDR is Missing".
Kenali cirinya
Virus ini sebenarnya masih masuk ke dalam keluarga Visual Basic yang dikompresi dengan menggunakan program Petite 2.x dengan ukuran sekitar 80 KB. Ikon yang digunakan juga tidak disamarkan, tetap menggunakan ikon aplikasi dan kemungkinan berasal dari salah satu kota di Kalimantan (Samarinda).
Jika virus ini aktif di komputer, ia akan membuat beberapa file yang akan dijalankan pada saat komputer dinyalakan.
- C:-Windows-system32-apache.exe
- C:-Windows-system32-mysql.exe
Pemilihan nama apache dan mysql kemungkinan bertujuan menyamarkan dirinya sebagai program populer Apache dan Mysql. Agar file tersebut dapat aktif secara otomatis pada saat komputer dinyalakan, ia akan membuat beberapa string pada registry berikut:
-HKEY_LOCAL_MACHINE-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
-mysql = C:-Windows-system32-mysql.exe
-HKEY_CURRENT_USER-SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run
-apache = C:-Windows-system32-apache.exe
Virus ini cukup cerdik dalam mengelabui pengguna. Pengguna tidak akan curiga jika sebenarnya komputer tersebut telah terinfeksi karena tidak ada tanda-tanda yang biasa dilakukan oleh virus lokal lainnya, seperti disable Task Manager / MSConfig / Regedit atau Folder Options, selain itu file yang dibuat juga tidak mencurigakan karena seolah-olah merupakan program Apache dan MySql. Pengguna baru sadar bahwa komputer telah terinfeksi virus pada saat terlambat, yang kala itu akan muncul pesan dari pembuat virus yang kemudian diikuti dengan munculnya pesan "error Windows file Protection". Hal ini menandakan bahwa ada suatu program yang berusaha untuk menghapus file system Windows.
Virus ini akan aktif secara otomatis setiap kali pengguna mengakses suatu drive/flash disk dengan memanfaatkan autorun Windows dengan membuat 3 buah file, yakni:
-[Desktop.ini] yang berisi script untuk menjalankan file [folder.htt]
-[Folder.htt], berisi script untuk menjalankan file utama yakni [flashguard.exe]
-[Flashguard.exe] merupakan file induk yang akan di jalankan.
Flashdisk merupakan salah satu media yang paling banyak digunakan oleh pengguna. Hal inilah yang akan dimanfaatkan oleh sebagian bahkan boleh dibilang semua virus untuk menyebarkan dirinya. Hal ini juga akan dilakukan oleh virus Deadlock dengan cara membuat beberapa file berikut.
-Desktop.ini
-Folder.htt
-Flashguard.exe
Bom waktu
Virus Deadlock laksana bom waktu yang akan menghancurkan komputer target pada waktu yang telah ditentukan. Virus ini akan menjalankan aksinya setiap tanggal 12-13 sekitar pukul 08.00-09.00 setiap bulan dengan cara MENGHAPUS SEMUA FILE/DATA TERMASUK FILE SYSTEM WINDOWS yang ada di semua drive termasuk di media flashdisk dengan menggunakan perintah cmd.exe /c del /f /s /q /a dan cmd.exe /c rd /s /q sehingga, jika komputer tersebut di-restart, maka akan muncul pesan "error".
Jadi, cara terbaik untuk mengantisipasinya, jangan lupa melakukan back-up data. Untuk mencegah terinfeksi virus ini, Anda disarankan menggunakan program antivirus yang dapat mendeteksi virus ini dengan baik.
Menurut pengetesan Lab Vaksincom, saat ini virus yang terdeteksi oleh Norman sebagai Deadlock belum terdeteksi oleh mayoritas antivirus yang ada di Indonesia, baik antivirus lokal maupun antivirus mancanegara. Norman Endpoint Protection mendeteksi virus Deadlock sebagai Tibs.DKKR.
Jika Anda menginginkan data Anda yang menjadi korban Deadlock ini kembali, jangan sekali-kali menginstal ulang OS Anda ke harddisk yang mengandung data Anda yang hilang tersebut. Lakukan proses recovery data penting dengan menggunakan aplikasi data recovery dan metode yang benar.
Jika Anda menginstal ulang OS Anda ke harddisk yang mengandung data yang ingin Anda selamatkan, kemungkinan keberhasilan recovery akan sangat rendah. Jika Anda tidak berpengalaman pada data recovery dan ingin mendapatkan bantuan data recovery profesional dengan harga yang reasonable, silakan hubungi divisi Data Recovery Vaksincom di e-mail info[at]vaksin.com.
6 Langkah Bersihkan Virus Deadlock
secara Manual
1. Disable [System Restore] selama proses pembersihan. Masuk menu Start>>Control Panel>>System>>System Restore>>Pilih turn off
2. Matikan proses virus yang aktif di memori, gunakan tools pengganti Task Manager, seperti Process Explorer, kemudian matikan proses yang mempunyai nama mysql.exe dan apache.exe
Silahkan download tools tersebut di url berikut:
http://technet.microsoft.com/en-us/sysinternals/bb896653.aspx
3. Agar virus ini tidak dapat aktif kembali sebaiknya blok file tersebut agar tidak dapat di eksekusi dengan mendaftarkan pada Software Restriction Policies. Fitur ini hanya ada pada komputer dengan sistem operasi Windows XP Professional/Windows Server 2003/Windows Vista dan Windows Server 2008, dengan cara:
4. - Klik menu [Start]
- Klik menu [Run]
- Pada kotak dialog RUN, ketik perintah SECPOL.MSC kemudian klik tombol [OK]
- Setelah muncul layar Local Security Settings, klik kanan pada menu Software Restriction Policies lalu klik Create New Policies
- Pada menu Software Restriction Policies, klik Additional Rules
- Klik kanan pada Additional Rules, kemudian pilih New Hash Rule..., kemudian akan muncul layar New Hash Rule
- Pada kolom File hash klik tombol Browse kemudian arahkan ke direktori [C:-Windows-system32-apache.exe]
- Kemudian klik tombol [Open]
- Pada kolom Security level pilih [Disallowed]
- Pada kolom description boleh di isi atau dikosongkan saja
- Klik tombol [Apply]
- Klik tombol [Ok]
Catatan:
Jika komputer Anda tidak terinstall Windows XP Professional/2003 Server/Vista/2008 lewati langkah ini.
4. Hapus string registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan salin script di bawah ini pada program notepad kemudian simpan dengan nama repair.inf kemudian jalankan file tersebut dengan cara
- Klik kanan file repair.inf
- Klik [Install]
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software-CLASSES-batfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-comfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-exefile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-piffile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software-CLASSES-regfile-shell-open-command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software-CLASSES-scrfile-shell-open-command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows NT-CurrentVersion-Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM-ControlSet001-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM-ControlSet002-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM-CurrentControlSet-Control-SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Policies-Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
HKLM, SOFTWARE-Microsoft-Windows-CurrentVersion-policies-Explorer, NoDriveTypeAutoRun,0x000000ff,255
[del]
HKCU, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run, apache
HKLM, Software-Microsoft-Windows-CurrentVersion-Run, mysql
5. Hapus file induk virus yang ada di direktori
- C:-Windows-system32-apache.exe
- C:-Windows-system32-mysql.exe
6. Untuk pembersihan optimal dan mencegah infeksi ulang, install dan scan dengan menggunakan antivirus yang up-to-date.
Anda juga dapat menggunakan Norman Malware Cleaner, silahkan download tools tersebut di alamat berikut http://www.norman.com/support/support_tools/58732/en-us
Catatan:
Jika komputer yang terinfeksi Deadlock ini tidak dapat melakukan booting Windows dengan muncul pesan error NTLDR Is Missing sebaiknya lakukan install ulang, sedangkan untuk data yang telah dihapus silahkan Anda recovery dengan menggunakan software recovery seperti GetData Back/Easy Recovery/Recovery my Files, tetapi hal ini tidak akan menjamin semua data akan dapat diselamatkan.
Langganan:
Komentar (Atom)