Kamis, 10 Juni 2010

Segita Bermuda

Beberapa ilmuwan Amerika, Perancis dan negara lainnya pada saat melakukan survey di area dasar laut Segitiga Bermuda, Samudera Atlantik, menemukan sebuah piramida berdiri tegak di dasar laut yang tak pernah diketahui orang. Panjang sisi dasar piramida ini mencapai 300 meter, tingginya 200 meter, dan jarak ujung piramida ini dari permukaan laut sekitar 100 meter. Ukuran, piramida ini lebih besar skalanya dibandingkan dengan piramida Mesir kuno yang ada di darat.
Di atas piramida terdapat dua buah lubang yang sangat besar, air laut dengan kecepatan tinggi melalui kedua lubang ini, dan oleh karena itu ombak yang besar dapat membentuk pusaran raksasa yang membuat perairan di sekitar ini menimbulkan ombak yang dahsyat menggelora dan badai pada permukaan laut.
Ada beberapa ilmuwan Barat yang berpendapat bahwa Piramida di dasar laut ini mungkin awalnya dibuat di atas daratan, lalu terjadi gempa bumi yang dahsyat, dan menggelamkan daratan ke dasar laut seiring dengan perubahan penurunan permukaan tanah. Ilmuwan lainnya berpendapat bahwa beberapa ratus tahun yang silam perairan di area Segitiga Bermuda dianggap pernah menjadi sebagai salah satu landasan aktivitas bangsa Atlantis, dan Piramida di dasar laut tersebut mungkin sebuah gudang pemasokan mereka.
Ada juga yang curiga bahwa Piramida kemungkinan adalah sebuah tanah suci yang khusus dilindungi oleh bangsa Atlantis pada tempat yang mempunyai sejenis kekuatan dan sifat khas energi kosmosnya, Piramida itu bisa menarik dan mengumpulkan sinar kosmos, medan energi atau energi gelombang lain yang belum diketahui dan struktur pada bagian dalamnya mungkin adalah resonansi gelombang mikro, yang memiliki efek terhadap suatu benda dan menghimpun sumber energi lainnya.
Li Hongzhi dalam buku yang berjudul Zhuan Falun mempunyai penjelasan tentang penemuan peradaban prasejarah sebagai berikut; “Di atas bumi ada benua Asia, Eropa, Amerika Selatan, Amerika Utara, Oceania, Afrika dan benua Antartika, yang oleh ilmuwan geologi secara umum disebut ‘lempeng kontinental’. Sejak terbentuknya lempeng kontinental sampai sekarang, sudah ada sejarah puluhan juta tahun. Dapat dikatakan pula bahwa banyak daratan berasal dari dasar laut yang naik ke atas, ada juga banyak daratan yang tenggelam ke dasar laut, sejak kondisi ini stabil sampai keadaan sekarang, sudah bersejarah puluhan juta tahun.
Namun di banyak dasar laut, telah ditemukan sejumlah bangunan yang tinggi besar dengan pahatan yang sangat indah, dan bukan berasal dari warisan budaya umat manusia modern, jadi pasti bangunan yang telah dibuat sebelum ia tenggelam ke dasar laut.” Dipandang dari sudut ini, misteri asal mula Piramida dasar laut ini sudah dapat dipecahkan.

Sabtu, 16 Januari 2010

menghubungkan dua buah laptop

Dalam pelajaran peer to peer, mungkin yang sering dipraktikan adalah menghubungkan dua buah computer menggunakan kabel. Lalu, bagaimana caranya menghubungkan dua buah laptop dengan memanfaatkan fasilitas wireless. Bagi yang belum pernah melakukannya, pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba menjelaskan peer to peer pada laptop secara wireless.
Cara menyambungkannya sebagai berikut. 
  • Klik dua kali icon Wireless Network Connection yang ada di notification bar. 
  • Klik Properties.  
  • Klik dua kali Internet Protocol (TCP/IP). 
  •  Masukkan IP Addres 192.168.1.1, lalu klik tombol Tab. Dengan demikian, Subnet mask akan terisi secara otomatis. Lalu, masukkan Default gateway 192.168.1.1. 
  •  Klik OK. Akan kembali ke jendela Wireless Network Connection Properties. Kemudian, klik tab Wireless Networks. 
  • Klik Advanced. 
  •  Klik opsi Computer-to-computer (ad hoc) networks only, lalu klik Close.  
  • Klik OK.
  • Lakukan hal yang sama pada laptop teman kita. Jika berhasil, kita bisa langsung berinteraksi dengan teman kita, bahkan bisa melakukan remote desktop (mengakses laptop teman pada laptop kita). 
  • Catatan: IP Addressnya dibedakan, kecuali subnet mask dan default gateway. Angka terakhir saja yang diubah, sedangkan tiga angka pertama tetap. Misalnya, 192.168.1.x. Huruf x diganti dengan angka 2 s.d 255. Mudah, bukan? Selamat mencoba!